Cara Membuat Pisang Nugget Tidak Lembek, Crispy di Luar Lembut di Dalam

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:53:37 WIB
Cara Membuat Pisang Nugget Tidak Lembek, Crispy di Luar Lembut di Dalam

JAKARTA - Pisang nugget menjadi salah satu camilan favorit banyak orang karena rasanya manis, teksturnya lembut, dan mudah dipadukan dengan berbagai topping.

Namun, tantangan yang paling sering ditemui saat membuat camilan ini adalah teksturnya yang mudah lembek setelah digoreng. Lapisan luar yang seharusnya renyah justru cepat melempem, terutama jika salah teknik sejak awal pengolahan.

Padahal, hasil pisang nugget yang garing di luar dan lembut di dalam bukanlah hal sulit untuk dicapai. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bahan, teknik pelapisan, hingga proses penggorengan yang tepat. Dengan langkah yang benar, pisang nugget bisa tetap crispy meski tidak langsung disantap. Berikut panduan lengkap cara membuat pisang nugget tidak lembek, sekaligus resep praktis yang bisa langsung dicoba di rumah.

Pemilihan Pisang Menentukan Tekstur Akhir

Kesalahan paling umum dalam membuat pisang nugget adalah menggunakan pisang yang terlalu matang. Pisang dengan tingkat kematangan berlebih memiliki kadar air tinggi dan tekstur yang terlalu lunak. Kondisi ini membuat adonan menjadi basah dan sulit mempertahankan bentuk saat digoreng, sehingga hasil akhirnya mudah hancur dan tidak renyah.

Pilihlah pisang yang matang sempurna tetapi masih padat, seperti pisang kepok. Tekstur pisang yang lebih kokoh membantu adonan lebih stabil dan tidak terlalu cair. Saat dihaluskan, cukup lumatkan pisang tanpa membuatnya benar-benar halus agar masih ada sedikit tekstur yang mendukung kekenyalan nugget.

Teknik Pelapisan Ganda agar Tetap Renyah

Lapisan luar adalah pelindung utama yang menjaga bagian dalam pisang nugget tetap lembut tanpa membuatnya basah. Jika hanya dilapisi sekali, tepung panir sering kali tidak cukup kuat menahan uap air dari dalam adonan.

Teknik pelapisan dua kali atau double coating sangat dianjurkan. Caranya dengan mencelupkan potongan pisang ke adonan basah, membalurkannya ke tepung panir, lalu mengulangi proses yang sama sekali lagi. Lapisan ganda ini menciptakan dinding pelindung yang lebih tebal dan membantu menghasilkan tekstur crispy yang tahan lebih lama meski nugget tidak langsung dimakan.

Pendinginan Sebelum Digoreng Bukan Langkah Sepele

Setelah proses pelapisan selesai, pisang nugget sebaiknya tidak langsung digoreng. Simpan terlebih dahulu di dalam kulkas selama sekitar 15–30 menit. Pendinginan ini membantu adonan mengeras dan membuat lapisan tepung menempel lebih kuat.

Suhu dingin berperan dalam menstabilkan struktur nugget sehingga lapisan luar tidak mudah terlepas saat masuk ke minyak panas. Selain itu, metode ini juga mengurangi penyerapan minyak berlebih, menghasilkan gorengan yang lebih ringan dan tidak berminyak.

Suhu Minyak dan Metode Goreng yang Tepat

Minyak yang belum cukup panas menjadi penyebab utama pisang nugget lembek. Saat suhu minyak rendah, adonan justru menyerap minyak lebih banyak sebelum lapisan luarnya sempat mengeras.

Pastikan minyak benar-benar panas sebelum menggoreng. Ciri paling mudah, masukkan sedikit adonan ke minyak—jika langsung berbuih dan mengapung, berarti minyak siap digunakan. Gunakan metode deep frying atau menggoreng dengan minyak banyak agar seluruh permukaan nugget terendam sempurna. Cara ini memastikan panas menyebar merata dan lapisan luar cepat kering serta renyah.

Penirisan dan Waktu Konsumsi yang Ideal

Setelah matang dan berwarna keemasan, pisang nugget perlu ditiriskan dengan benar. Gunakan saringan atau tisu dapur untuk menghilangkan sisa minyak. Jangan langsung disajikan karena minyak yang menempel dapat membuat lapisan luar kembali basah.

Diamkan beberapa menit hingga benar-benar kering, lalu sajikan selagi hangat. Pada kondisi ini, tekstur luar masih renyah dan bagian dalam tetap lembut. Jika dibiarkan terlalu lama, uap panas dari dalam nugget bisa membuat lapisan panir menjadi lembek kembali.

Resep Pisang Nugget Tidak Lembek dan Tetap Crispy

Bahan:

1000 gram pisang kepok

100 gram gula pasir

2 butir telur

150 gram tepung terigu

2 sdm susu bubuk

1 sdt vanila bubuk

Bahan Baluran:

200 gram tepung terigu

300 ml air

1/2 sdt garam

2 sdm gula pasir

300 gram tepung panir

Cara Membuat:

Haluskan pisang, lalu campurkan dengan gula, telur, tepung terigu, susu bubuk, dan vanila hingga rata.

Tuang adonan ke dalam loyang dan kukus hingga matang, kemudian dinginkan.

Potong adonan sesuai selera.

Campurkan bahan baluran basah hingga menjadi adonan cair.

Celupkan potongan pisang ke adonan basah, lalu balur dengan tepung panir. Ulangi dua kali.

Simpan di kulkas selama 20 menit.

Goreng dalam minyak panas menggunakan metode deep frying hingga keemasan.

Tiriskan dan sajikan selagi hangat.

Terkini