JAKARTA - Di tengah percepatan transisi energi nasional dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, komitmen pelaku industri dalam membangun ekosistem yang kuat semakin menjadi sorotan.
Ajang otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show kembali menjadi panggung strategis untuk menunjukkan inovasi dan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Dalam momentum tersebut, PT PLN (Persero) menegaskan perannya dengan meraih dua penghargaan sekaligus pada IIMS 2026.
Melalui platform digital PLN Mobile, perusahaan berhasil meraih penghargaan Most Attractive Booth dan Most Attractive Program Activity.
Pengakuan ini menjadi indikator bahwa strategi pendekatan PLN kepada masyarakat dinilai efektif, tidak hanya dari sisi penyediaan energi, tetapi juga dalam membangun pengalaman interaktif yang edukatif.
Inovasi Booth dan Aktivitas Interaktif
Penghargaan untuk booth diberikan karena konsep yang dihadirkan dinilai paling menarik perhatian pengunjung. Dengan pendekatan modern dan interaktif, pengunjung dapat memahami langsung ekosistem kendaraan listrik, mulai dari infrastruktur hingga layanan digital pendukung.
Konsep ini dirancang agar masyarakat tidak hanya melihat produk, tetapi juga merasakan pengalaman langsung menggunakan teknologi yang tersedia.
Sementara itu, penghargaan program aktivitas diraih berkat berbagai kegiatan interaktif yang dinilai mampu meningkatkan keterlibatan publik sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan.
Pendekatan partisipatif ini dinilai efektif dalam menjembatani pemahaman antara teknologi baru dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyebut capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Pertumbuhan Kendaraan Listrik dan Kesiapan Infrastruktur
Adi mengungkapkan jumlah kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai sekitar 103 ribu unit, dengan pertumbuhan hingga 150% dibandingkan periode sebelumnya.
Lonjakan ini menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang semakin andal. Pertumbuhan signifikan tersebut memperlihatkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya energi bersih.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN terus memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Hingga awal 2026, jumlah SPKLU telah melampaui 5.000 unit yang tersebar di berbagai wilayah strategis nasional. Keberadaan SPKLU yang semakin luas diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran pengguna terkait jarak tempuh dan ketersediaan daya.
Pengembangan infrastruktur ini tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga menyasar jalur-jalur utama antarwilayah. Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan rasa aman dan nyaman.
Transformasi Digital Melalui PLN Mobile
Selain infrastruktur fisik, PLN juga memperkuat ekosistem digital melalui aplikasi PLN Mobile dengan slogan PLN Mobile, Your EV Partner. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menemukan SPKLU terdekat, memantau ketersediaan daya secara real time, serta melakukan transaksi pengisian baterai secara praktis.
Digitalisasi layanan menjadi kunci dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik. Dengan kemudahan akses melalui aplikasi, pengguna tidak perlu lagi khawatir terhadap proses administrasi atau ketersediaan fasilitas pengisian daya. Semua informasi tersedia dalam satu genggaman.
PLN juga menghadirkan layanan PLN EV Charger Mobile sebagai solusi darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya di perjalanan.
Melalui layanan ini, pengisian daya dapat dilakukan secara bergerak untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Kehadiran layanan ini menjadi bukti bahwa PLN berupaya menghadirkan solusi komprehensif, tidak hanya saat kondisi normal, tetapi juga dalam situasi darurat.
Dukungan Menuju Net Zero Emission
Adi menegaskan partisipasi PLN dalam IIMS 2026 menjadi bagian dari dukungan terhadap target Net Zero Emission dan transformasi menuju ekonomi rendah karbon.
“Kami siap menjadi mitra utama dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan transportasi bersih,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa langkah PLN bukan sekadar strategi bisnis, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan lingkungan. Transisi energi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, dan PLN menempatkan diri sebagai motor penggerak dalam penyediaan infrastruktur pendukung.
Upaya membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengurangi emisi karbon sektor transportasi. Dengan semakin banyaknya kendaraan listrik yang beroperasi, kontribusi terhadap pengurangan polusi udara diharapkan semakin signifikan.
Pertumbuhan Pengguna dan Kepercayaan Pelanggan
Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menambahkan bahwa PLN Mobile telah mengalami pertumbuhan signifikan.
“Dulu pengunduhnya hanya sekitar 500 ribu, sekarang sudah di atas 50 juta. Rating aplikasi juga melonjak dari 2,5 menjadi 4,9. Ini bukti kepercayaan pelanggan,” ujarnya.
Pertumbuhan jumlah pengguna dan peningkatan rating aplikasi menunjukkan respons positif masyarakat terhadap transformasi digital yang dilakukan PLN.
Kepercayaan pelanggan menjadi modal penting dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik, karena keberhasilan elektrifikasi transportasi tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kenyamanan layanan.
Menurutnya, berbagai layanan kelistrikan kini dapat diakses langsung melalui aplikasi tanpa harus datang ke kantor PLN.
“Pelanggan tidak perlu lagi pakai ‘ordal-ordalan’. Cukup lewat PLN Mobile. Mau mengajukan apa pun ada di sana,” ucapnya.
Kemudahan akses layanan ini memperlihatkan perubahan paradigma pelayanan publik yang semakin transparan dan berbasis teknologi. Digitalisasi juga membantu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.
Ia berharap IIMS terus berkembang sebagai katalis percepatan elektrifikasi transportasi nasional dan mendukung program energi ramah lingkungan di Indonesia.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, target transformasi menuju transportasi bersih diyakini dapat tercapai secara bertahap namun konsisten.
Keberhasilan meraih dua penghargaan di IIMS 2026 bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga refleksi kesiapan PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin matang.
Dengan dukungan infrastruktur fisik yang luas, layanan digital yang terintegrasi, serta komitmen terhadap target Net Zero Emission, PLN menegaskan posisinya sebagai mitra utama dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.